
Sejak dirilis pada bulan nopember lalu pada konsol PS3 dan XBOX 360, Assasin’s Creed telah terjual sekitar 3 juta kopi, jumlah yang sangat mengagumkan. Dibuat oleh Ubisoft Montreal, studio yang bertanggung jawab atas suksesnya seri Splinter cell dan Prince of Persia Modern… Sekarang kita lihat apakah Assassins dapat memuaskan dahaga sang pangeran kodok.
Err..Agar tidak spoiler saya hanya dapat mengatakan Assassin Creed bercerita mengenai dua peristiwa yang saling berkaitan. Anda megendalikan Altair, seorang assassin yang bertugas untuk menyeimbangkan dua pihak yang saling bertempur pada perang salib. Altair akan berpetualang kedalam empat kota besar: Jerusalem, Acre, Damascus dan Mahsyaf.
Visual
Walaupun diport ke PC, Assassin tidak kehilangan pesonanya.Dunia Assasin tidak warna-warni memang, malah cenderung monokrom, tetapi tidak diragukan lagi Assassin menampilkan salah satu visual terbaik saat ini. Anda yang telah memainkan Assassin di konsol tentunya tahu bahwa kualitas gambar pada assasin bukannya tanpa kelemahan, salah satunya adalah frame rate yang sangat tidak smooth, bahkan teman saya yang memainkannya pada konsol PS3 mengatakan bahwa level-level akhir assassin hampir tidak dapat dimainkan gara-gara masalah frame rate tadi. Tapi… lain halnya dengan PC, walaupun official minimum system requirement game ini sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari Crysis, akan tetapi anda tidak perlu komputer super untuk memainkannya dengan lancar. Saya menggunakan dual core 2.2 Ghz, 2GB RAM dan VGA 8600M GT (mobile) dan dapat memainkan game ini pada resolusi 1024×768, high detail dan 4xFSAA dengan lancar.
Lingkungan, karakter dan animasi pada assassin dibuat dengan sangat baik. Skin yang detil dan tajam menambah keindahan tampilan game ini. Kota penuh dengan orang-orang yang melakukan kegiatannya. Apabila dilihat sekilas dunia assassin terlihat sangat hidup, walaupun kurangnya interaksi mengakibatkan game ini kurang realistis.
Animasi Altair dibuat dengan sangat baik. Anda ingat halusnya gerakan Prince dalam Sands of Time? Begitulah indahnya gerakan Altair. Anda mungkin saja melmpat dan berlari diatas gedung-gedung hanya untuk melihat gerakan Altair yang sangat elegan tersebut. Begitu juga dengan combat, pertarungan terlihat halus dengan cinematic camera yang keren, walaupun kadang kadang pengambilan sudut tampilan masih kurang tepat, membuat pandangan anda ketika bertarung tertutup environment.
Apabila anda takut akan ketinggian, mungkin saya tidak bisa menyarankan game ini, banyaknya adegan Altair berada pada gedung tinggi, leap of faith (Altair melompat dari tower yang sangat tinggi), sistem kamera yang liar mungkin dapat membuat anda merasa tidak nyaman.
Score: 9.0/10
Audio
Musik Assassin sesuai dengan dunianya. Voice acting karakter kecuali sang tokoh utama Altair terlihat meyakinkan. Inggris denggan logat Arab. Altair malah terlalu Amerika dan kedengaran kurang meyakinkan. Selebihnya anda akan lebih sering mendengar suara beep beep sensor kecurigaan orang-orang terhadap Altair.
Score: 7.5/10
Gameplay
Kontrol Assassin sangat intuitif dan gampang digunakan. Walaupun game ini port konsol anda tidak membutuhkan gamepad untuk menyesuaikan diri. Selama anda terbiasa memainkan FPS atau third person action, saya yakin anda dapat mengendalikan Altair layaknya seorang Assassin sejati.
Altair memiliki dua mode gerakan yaitu: low profile dan high profile. Low profile biasanya digunakan untuk stealth kill, bersembunyi dan membaur dengan orang ramai (ubisoft menyebut sistem ini social stealth). Akan tetapi kemampuan assasin yang sesungguhnya baru bisa anda nikmati dengan tombol high profile. Kemampuan Altair berlari, melompat dan merayap bak spiderman itu diaktifkan dengan tombol ini. Biasanya high profile digunakan untuk melarikan diri dan… show off! Hehe.
Pada level-level awal, anda bisa menang bertempur cukup dengan button mashing. Setelah musuh semakin hebat dan Altair mulai mendapatkan sebagian dari kemampuannya, combat justru menjadi agak monoton. Anda memang sulit menang dengan button mashng lagi, akan tetapi ketika anda sudah menguasai kemampuan counter (timing based) anda dapat membabat musuh dengan mudahnya. Tingkat kesulitan musuh terlihat pada helmnya. Musuh yang tidak memakai helm akan mati seketika pada counter pertama. sistem counter yang dieksploit membuat permainan kurang seimbang dan membuat game ini terkesan mudah untuk game yang (katanya) bergenre stealth.
AI musuh juga terkesan bodoh. Anda dapat membunuh dikeramaian tanpa ada orang curiga, walaupun ketika itu beberapa orang melihat anda. Untuk sembunyi anda cukup duduk dikursi bersama dua orang lainnya dan tidak akan ada musuh yang curiga walaupun pakaian anda yang cukup mencolok itu tidak berganti.
Misi-misi pada Assassin terlihat menjanjikan pada awalnya. Ada 9 target yang harus dibunuh. Untuk membutuh target itu anda harus mengumpulkan informasi baik itu menguping, pickpocket, menyelesaikan tugas dari assassin lainnya dan mengorek informasi dari sesorang dengan cara memukulinya. Keren? Sayangnya anda tidak. Untuk menguping anda hanya perlu duduk didekat sumber. Merampok hanya menekan dua tombol. Bahkan ada tugas dari assassin lain yang menyuruh anda untuk mengumpulkan bendera dalam watu tertentu? WhaT??? Emangnya Altair Mario? Parahnya lagi anda harus menyelesaikan misi misi ini berkali-kali pada tiap-tiap target yang anda bunuh. Percayalah, mungkin 1-2 jam pertama terlihat keren tetapi akan membosankan pada akhirnya.
Score: 6.5/10
Overall
Assassins menampilkan visual yang indah, karakter keren, animasi fluid dan musik yang heroik, tetapi tidak didukung oleh gameplay yang memikat. Sayang sekali, padahal assassin memiliki potensi yang besar didalamnya. Semoga lebih baik pada sekuuelnya
Score: 7.5/10
Minimum Configuration:
Operating System: Windows® XP (with Service Pack 2) or Windows Vista®
Processor: Dual core 2.6 GHz Intel® Pentium® D or AMD Athlon™ 64 X2 3800+
RAM: 1 GB Windows XP / 2 GB Windows Vista
Video Card: 256 MB DirectX® 10.0–compliant video card or DirectX 9.0–compliant
card with Shader Model 3.0 or higher (see supported list)
Sound Card: DirectX 9.0 or 10.0–compliant sound card
DirectX Version: DirectX 9.0 or 10.0 libraries (included on disc)
DVD-ROM: DVD-ROM dual-layer drive
Hard Drive Space: 8 GB
Peripherals Supported: Keyboard, mouse, optional controller
Supported Video Cards at Time of Release:
ATI® RADEON® X1600*/1650*-1950/HD 2000/3000 series
NVIDIA GeForce® 6800*/7/8/9 series
*PCI Express only supported
afif said,
April 3, 2008 at 9:03 am
mas, laptopku ga kuat maen ini…..ntar kukasih review deh
aa_dym said,
April 4, 2008 at 7:44 am
kompku sie kuat..cuma spacenya g cukup,,wekekekekeke…